Diana baru saja diterima menjadi
seoran wartawan di sebuah media cetak yg cukup ternama. Banyak yang heran
dengan keputusannya, karena secara fisik diana lebih cocok menjadi seorang
model dibandingkan menjadi wartawan.
Diana mempunyai lekuk tubuh yang
indah, buah dada yg bulat menggiurkan, pantatnya terlihat padat,tinggi badannya
lumayan,membuat ia terlihat anggun, rambutnya yg panjang terawat, matanya yg
indah seolah menghipnotis tiap pria untuk bertekuk lutut dihadapannya.
hari itu jum’at. satu hari
menjelang deadline, diana harus membuat laporan tentang kegiatan pelacuran di
jakarta, terutama menjelang bulan ramadhan. Seperti biasa dalam mencari berita
, diana selalu pergi sendiri. padahal tak ada seorang pun yang akan menolak
jika ia minta ditemani, namun ia merasa lebih leluasa sendiri.
Diana mengunjungi sebuah kompleks
pelacuran untuk mencari berita, sebelumnya ia sudah mengontak seorang pemilik
warung minum di kompleks itu untuk memandunya dalam mencari berita sekaligus
jadi pelindungnya, untuk itu diana sudah membayar cukup uang.
Dan tentu saja kedatangan diana
ke tempat itu sangat menarik perhatian, beberapa lelaki hidung belang
menggodanya, namun mereka tak berani macam macam karena diana ditemani oleh
pemilik warung yg mantan preman, sehingga bisa dikatakan liputan diana saat itu
berjalan lancar.
jam menunjukan pukul satu malam
saat diana telah menyelesaikan liputannya. Diana beristirahat sejenak di
warungnya Pak wowo, dialah yang sedari tadi mengantar diana berkeliling
kompleks pelacuran itu. Sambil ditemani secangkir kopi panas , diana mengecek
hasil liputannya sekali lagi, dia merasa lega akhirnya tugasnya selesai juga,
tinggal diketik dan diserahkan pada redaksi besok, dan ia akan liburan sehari.
Selagi asyik dengan rekamannya,
beberapa orang masuk ke warung itu, dari tampangnya jelas terlihat jika mereka
adalah preman wilayah sini.
“eeh…siapa nih…?”seorang yg
berbadan paling besar melihat diana,otomatis diana menjadi pusat perhatian
disana, karena tak ada siapapun lagi disana, smentara pak wowo sedang di
belakang.
“oohh..ternyata nona
wartawan…..gimana non..udah puas…?” tanya orang itu lalu tertawa. Diana hanya
mengangguk pelan dan tersenyum sopan, nada bicara org ini membuatnya tak
nyaman, apalagi teman teman org ini kemudian berdiri di belakang diana seolah
bersiap siap untuk melakukan sesuatu.
Melihat gelagat buruk, Diana
segera bangkit dari tempat duduknya. namun ia kurang cepat, orang di depannya
telah menerkam dia sehingga diana terdorong ke dinding warung, tangan orang itu
mulai meraba raba tubuh diana.
“PAK WOWO..PAK
WOWO…TOLONG….TOLONG..PAK…” diana berteriak berharap pak wowo mendengarnya.
tak lama pak wowo muncul dari
belakang, membuat diana merasa lega. orang itupun menghentikan aksinya walaupun
ia masih mencengkram kuat lengan diana.
“pak tolong pak…mereka mau
berbuat yg tak senonoh pada saya..” seru diana sambil berusaha melepaskan diri.
usahanya berhasil dan ia segera menghampiri pak wowo.
“kenapa non diana..?” tanya pak
wowo
“itu pak..mereka mau kurang ajar
sama saya..” jawab diana
“lalu …?”
“tolong suruh mereka pergi pak….”
pak wowo kemudian memandang
diana, dan diana merasakan ada yg berbeda dari sorot mata pak wowo.
“wahh..non…..mereka kan
berlima..bapak sendirian…gimana bapak ngusirnya…?” kata pak wowo, namun tidak
ada nada ketakutan dari bicaranya, hal ini membuat sebersit ketakutan muncul di
pikiran diana, ternyata pak wowo juga terlibat.
“ayo..bawa ke kamar belakang
aja…” kata pak wowo, segera para preman itu menarik diana ke kamar belakang
yang memang sedari tadi telah disiapkan oleh pak wowo.
Diana didorong masuk ke sebuah
kamar kosong, kelihatannya kamar ini biasanya dipakai oleh para pelacur jika
menerima pelanggannya.
“tolong…jangan…..kenapa kaliaan
ini….” diana memohon
“dasar perempuan tolol..berani
beraninya kemari…sendirian pula…”jawab seorang preman
“tapi..tolong..saya hanya
wawancara….tidak akan ada yg dirugikan….”kata diana lagi
“bodo amat…!!!….togar
….ucup..ayo….” dia memerintah anak buahnya.
segera mereka mendorong diana
terjatuh ke tempat tidur, kedua tangan diana kemudian diikat ke atas kepala
ujung tempat tidur , smentara seorang yg lain berusaha melepaskan celana jeans
yg dipakai diana.
agak sulit karena diana terus
meronta, namun akhirnya berhasil juga. kemudian satu persatu kancing baju diana
dilepas, sehingga kini paha diana yang mulus dan buah dada diana yg montok
terexpose.
Diana mendengar suara laci
dibuka, rupanya si pimpinan preman, joni , baru saja mengambil gunting lalu
kemudian mendekati diana. Joni kemudian menelurusi lekuk tubuh diana perlahan
dengan gunting sampai akhirnya ia menggunting lepas bra diana dan celana dalam
diana. segera Hawa dingin menerpa buah dada diana yg terbuka, membuat putingnya
mengeras. Diana hanya bisa pasrah karena sadar tak akan ada yg menolongnya
disini.
“keras nih…..wahhh…terangsang
juga nih cewek….” kata joni sambil memainkan puting diana.
diana hanya bisa memejamkan mata
dan memalingkan muka sementara joni meremas remas buah dadanya.
“ucup..bikin dia panas dulu nih…”
kata joni. tawaran yg langsung disambut gembira oleh ucup.
“thanks ..boss…”
diana tak berani melihat, tapi ia
bisa mendengar jika kini ucup sedang melepaskan pakaiannya sendiri, kemudian ia
merasakan jari jari yg menyentuh dan memainkan vaginanya.
“toolong..jaangann…” diana hanya
bisa memohon dan menangis
namun ucup tak mau mendengarnya ,
ia terus memainkan vagina diana dengan jari jarinya, hal ini membuat diana
sangat kesakitan dan tersiksa apalagi vaginanya masih kering.
“hei..kalian..coba bawa air
seember kemari sama bawa handycam gue…..cepetan…” joni menuruh anak buahnya yg
lain. dan tak butuh waktu lama untuk mereka memenuhi perintah boss nya.
“gimana cup….?’” tanya joni
“masih sempit boss…..perawan nih
kayaknya…” jawab ucup
” bagus..bagus….”
joni mendekati diana dan bertanya
“kamu masih perawan…..bener..?”
diana hanya bisa mengangguk
pelan, tubuhnya terguncang karena isak tangis.
joni lantas membuka ikatan diana
di tempat tidur untuk kemudian mengikat tangan diana ke belakang punggung.
” berlutut ..dilantai..ayo….”
perintah joni.
ucup segera memaksa diana untuk
berlutut di lantai, belum sempat berpikir sesuatu yg keras memukul pipinya.
Diana terkejut, penis joni kini
menegang keras dihadapan wajahnya, selama ini ia belum pernah melihat secara
langsung penis laki2.
joni segera memaksa memasukan
penisnya ke mulut diana, penisnya yg besar membuat mulut diana terlihat penuh,
juga tentu saja membuat dian tersedak dan sulit bernafas. Joni dengan kasar
mendorong dorong kepala diana dan menahannya beberapa saat menikmati kehangatan
bibir gadis cantik ini, sampai akhirnya ia menarik keluar penisnya dari mulut
diana.
Diana merasa lega , ia terbatuk
dan berusaha menarik nafas , smentara ia merasakan beberapa tangan menjamahi
tubuhnya denga kasar, ikatan di tangannyapun sudah dilepas.
Tiba tiba diana kembali ditarik
jatuh ke kasur, kini ia bisa melihat jika seluruh lelaki di kamar itu telah
telanjang bulat, diana bergidik melihat penis penis mereka yg sudah menegang,
penis yg beberapa saat lagi akan mengacak acak keperawanannya. salah seorang
dari mereka bahkan sedang merekam semua kejadian yg terjadi.
joni segera menindih tubuh diana,
menjamahi dan mencubiti buah dadanya dengan gemas, lalu mengulum dan
menyedotnya dengan kasar, sebelum diana sempat berteriak , ucup telah
membungkam mulut diana dengan ciumannya yg ganas, lidah ucup dengan liar
bermain di dalam mulut diana.
Diana hanya memejamkan mata dan
menangis tertahan, air mata mulai mengalir.
Diana berteriak tertahan dan mata
terbelalak, saat tiba tiba vaginanya ditembus oleh penis joni. kali ini diana
mencoba berontak dan melepaskan diri, namun semakin dia meronta, joni semakin
keras dan brutal memompa vaginanya, sehingga semakin menambah kesakitan pada
diri diana.
Joni terus memacu tubuh diana,
sementara kawan – kawannya memberi semangat, kadang muncul komentar2 jorok
ditimpali tertawa.
Setelah sekian lama akhirnya diana
merasakan suatu tegangan, tak lama kemudian dia merasakan sesuatu yg hangat
dalam dirinya, joni telah mengeluarkan sperma didalam.
Joni kemudian bangkit dan tertawa
puas,namun siksaan diana belum berakhir, kini di atas tubuhnya telah ada pak
wowo dengan penis yg bahkan lebih besar dari milik joni.
Kini sambil menatap penuh nafsu
wajah diana, pak wowo menembus vagina diana dengan penisnya.
meskipun darah perawanan dan
cairan bekas joni membuat penis pak wowo masuk lebih lancar, namun vagina diana
masih sempit,sehingga tak mengurangi kesakitan diana, bahkan krn besarnya penis
pak wowo, kesakitannya malah lebih terasa.
“aahhh…ahhhh…bangsaaatt…kaa…liaann….aahh
h…” umpat diana.
togar segera membungkam mulut
diana dengan penisnya, kini sambil tubuhnya masih ditindih oleh pak wowo, ia
juga harus mengoral togar. tak satupuin kejadian itu yang luput dari rekaman
handicam joni.
tak lama kemudian lagi lagi ia
merasakan cairan hangat di vaginanya, dan semburan cairan asin di mulutnya.
Diana hendak memutahkan cairan
itu namun kepalanya ditahan togar sehingga, ia terpaksa menelan sperma togar.
setelah pak wowo, kini giiran yg
lain menindih diana dan memperkosanya dengan kasar. Diana sudah pasarh, air
matanya sudah mengering, ia hanya memejamkan mata membayangkan ia tak disana,
membayangkan semua itu tak terjadi.
ucup kemudian membalikan tubuh
diana, dan penisnya kini menga cak acak pantat indah diana, hal ini membuat
diana sangat tersiksa dan kesakitan
“AAAHH….JANGAN
DISANA…SAKIIT..AHHH..JANGAN…”
namun teriakan memelasnya hanya
ditimpali oleh tertawa mengejek, apalagi kemudian lagi lagi mulutnya disumbat
oleh penis seseoarang, diana tak mau tahu siapa orangnya, yang jelas ia psarah
pada nasib yg menimpanya.
ia tidak tahu berapa orang yg
memperkosanya, ia terlalu lelah dan shock uintuk menyadari hal itu, hingga pagi
menjelang ia harus terus melayani banyak lelaki , jika ia terlhat tak sadarkan
diri ,orang2 itu menyiramkan air ke tubuhnya.
bahkan pada penutup mereka
memasukan penis ke lubang pantat dan vagina diana sekaligus, setiap kali diana
menjerit kesakitan semakin keras pula mereka memompanya., dan diana pun tak
ingat apa apa lagi.
epilog: menjelang siang para
pengguna jalan tol dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh perempuan tanpa
busana di pinggiran jalan, dilihat dari kondisinya perempuan ini masih hidup
dan jelas merupakan korban perkosaan. Polisi segera melakukan penyelidikan pada
kasus tersebut, dan butuh waktu sampai sebulan kemudian, sampai akhirnya polisi
menangkap para pemerkosa tersebut.
dan karena kejadian itu pula
akhirnya massa merusak dan membakar tempat pelacuran itu , menutup selamanya
tempat itu. Dan diana butuh waktu hampir setahun samapi akhirnya ia bisa hidup
normal kembali, meski begitu pengalaman mengerikan itu tak akan pernah
terlupakan seumur hidupnya
———————————————————————————————————–
Dua tahun berlalu sejak kejadian
pemerkosaan diana. Walau masih membekas namun diana tetap berusaha tegar
mengahadapi semua itu, bahkan kini karirnya menanjak. Diana kini tidak lagi
bekerja sebagai wartawan media cetak, tapi sudah bekerja di stasiun Tv swasta
ternama, tidak hanya itu, dengan gagahnya kini Diana membawakan acara kriminal
di televisi, ratingnya cukup bagus, sehingga nama Diana masuk dalam jajaran
pembawa acara TV favorit.
“hehehe…makin cantik aja kamu
manis..abang kangen nih…” gumam joni. Dia adalah pimpinan preman yang
memperkosa diana dulu ketika gadis cantik itu tengah meliput kompleks
lokalisasi.
seharusnya dia masih dipenjara,
namun dia berhasil melarikan diri. Selama di penjara joni mengikuti terus acara
diana, hal ini menjadi salah satu alasan ia kabur. Ia selalu merindukan
kehangatan tubuh gadis itu, jeritan dan tangisannya. ia membayangkan membawa
diana ke suatu tempat memperkosanya habis habisan, dan mendengar lagi jeritan
dan tangisan si cantik ini.
Demi keamanan diana kini tinggal
di sebuah apartemen , namun hal itu bukan halangan bagi penjahat profesional
seperti joni. Ia berhasil menyusup masuk ke apartemen tempat diana tinggal. Dia
tinggal menyamar menjadi kurir atau pengantar surat atau apapun itu.
Kini ia telah berdiri di depan
pintu apartemen Diana, dengan waktu singkat ia berhasil membuka kunci apartemen
tersebut, dan menguncinya kembali agar tak ada yg curiga.
masih ada waktu beberapa jam
sebelum diana pulang kerja dari stasiun TV. Tempat itu cukup luas, jendela
kamarnya menampilkan pemandangan kota , dengan kursi dan sofa menghadap jendela
, dan meja yg cukup besar dan indah di tengahnya. Joni membayangkan tubuh
telanjang diana terbaring disana, sementara dia memperkosanya, diana menjerit
dan memohon dan mungkin menangis. Penis joni langsung menengang membayangkan
hal tersebut.
Joni memasuki kamar tidur diana,
wangi harum khas kamar wanita segera semerbak. joni tersenyum melihat kasur
diana mempunyai kaki kaki di setiap sudutnya. ia membayangkan mengikat diana
disitu, dengan kaki dibentangkan lebar, menanti penisnya menerobos.
dia menaruh tasnya yg berisi tali
dan beberapa dildo yg dia dapat dari kawannya, malam ini ia akan berpesta
dengan diana, gadis cantik , pembawa acara favorit indonesia. Joni pun tertawa,
ia bahkan sudah menyiapkan senjata untuk mengancam korbannya.
Joni segera menanggalkan seluruh
pakaiannya, dan besembunyi di balik kamar tidur diana dengan pisau siap di
tangan. Joni mendengar suara kunci pintu dibuka dan suara langkah kaki menuju
kamar ini. Diana tanpa curiga memasuki kamarnya, dengan gerak cepat joni
menangkap diana dari belakang dan menodongkan pisaunya ke leher diana.
“hai…cantik..masih ingat abang
…?” kata joni
seluruh tubuh diana mendadak
lemas, ia tentu saja tak akan pernah melupakan suara itu seumur hidupnya.
Diana pun bisa merasakan jika
joni tidak berpakaian, penisnya menusuk nusuk belakang tubuh diana.
“jangan..tidak….” diana mulai
memohon, air mata mulai mengalir di pipinya, mimpi buruknya yang dulu akan
terulang lagi
“jangan..?hehehehe..gue udah
kangen banget sama kamu sayang….ga enak di penjara….hehehe..” kata joni
menikmati ketakutan diana.” hari ini kita akan bersenang senang seperti dulu
sayang…”
Diana bagai terkena aliran
listrik saat tangan joni mulai meraba raba tubuhnya, bergerak dari pantat ke
buah dada, meremasnya kuat. penis joni terasa kian mengeras menekan pantat
diana, bayangan saat diperkosa dulu akan kembali menjadi kenyataan, apalagi ia
menyadari jika apartemen ini kedap suara, dibuat untuk kenyamanan , namun siapa
sangka hal itu malah jadi petaka bagi diana.
sebenarnya diana sudah tak punya
hasrat untuk melawan, ia hanya bisa psrah dan berharap joni tidak menyiksanya
dan segera pergi setelahnya.
Joni mendorong diana terjatuh ke
kasur, diana terpekik melihat joni sudah telanjang bulat
“ingat sayang..kalau kamu menurut
kamu tidak akan apa apa..tapi kalo macam macam gue bisa nyiksa kamu sampe
puas..paham…?”
diana hanya mengangguk pasrah.
“bagus..sekarang..buka baju
kamu…ayo cepat…….”
dengan perlahan diana membuka
blazernya, buah dadanya tersembul dibalik branya, membuat joni menelan ludah.
“sekarang branya juga
buka..ayoooo…”
dengan terpaksa diana membuka bra
nya, melemparnya ke lantai, dan dengan cepat menutup buah dadanya dengan kedua
tangan.
“apapan sih…ayo..turunkan
tangannya…” perintah joni
diana dengan perlahan menurunkan
tangannya, memperlihatkan buah dadanya dengan putingnya yg mengeras karena
terkena udara dingin.
“hehehehe..pemandangan yang
indah..sekarang bawahnya ayo……”
diana patuh mengikuti perintah
joni kini, ia telanjang bulat di tempat tidurnya, mata joni terbelalak
melihatnya, dua tahun ia tak pernah melihat perempuan, kini perempuan cantik
pasrah telanjang dihadapannya.
joni bergerak mendekat, penisnya
diacungkan ke wajah diana yg terduduk di kasur.
“masukin ke mulut..ayo…..jangan
sampai gue main keras ya….”
diana menatap wajah joni berharap
ada belas kasihan harapan yang sia sia.
dengan terpaksa diana memasukan
penis itu ke mulutnya,
“ayo..jilati..isep..kayak dulu…”
dengan patuh diana menjilati dan
mengulum penis joni, walau dengan air mata bercucuran, sementara joni tertawa
penuh kemenangan sambil tangannya tak lepas dari buah dada yg ranum itu.
tak lama joni merasa akan keluar,
ia tarik penisnya dan menyiramkan spermanya ke wajah diana, sehingga gadis
cantik itu gelagapan.
“hahahaha….obat awet muda
sayang…..hahahaha…”
diana menangis karena merasa
terhina, namun ia agak “beruntung” karena ia tdk melawan, maka segala siksaan
yang direncanakan joni sebelumnya tidak dijalankan.
“ayo..berbaring…” perintah joni,
yg diikuti patuh oleh diana.
setelah diana berbaring, joni
leluasa menjelajahi buah dada montok diana, dia remas , jilat dan hisap penuh
nafsu.
“ehhh…ahhhhhh..uuhhh….” diana
hanya bisa mengerang
joni terus menghisap dan meremas
buah dada diana sampai ia merasa penisnya sudah siap tempur kembali.
Joni menarik diana ke depan dan
menyuruh diana telungkup di meja besar di depan.
“ooh..tidakk..jangan..lakukan apa
saja..asal jangan disana…..” diana ketakutan sadar apa yang akan terjadi
PLAKKK!!! sebuah tamparan membuat
diana limbung, joni segera mengatur posisi diana sebelum gadis itu sadar, dan
menerobos pantat diana dengan penisnya.
“AAAAAAAHHHKKK………” jerit diana
kesakitan
joni kemudian menggenjot pantat
diana diiringi jerit kesakitan diana, sesuai dengan bayangannya tadi. stelah
puas, kini giliran posisi diana diatas, sementara joni terbaring disofa.
“aahh…ahhh..ahhhh..ahhh…” erang
diana.
dan lagi lagi setiap orgasme,
joni menyemburkna spermanya di wajah diana.
malam itu diana menjadi budak sex
joni, ia harus melayani joni bak seorang pembantu, ia harus membuatkan makanan
untuk joni dan tidak boleh berpakaian, belum lagi joni dengan nyaris tanpa
henti semalaman menyetubuhi diana.
baru menjelang siang keesokan
harinya joni menghentikan aksinya, diana bernafas lega karena ia diizinkan joni
untuk berpakaian, namun itu tak membuat mimpi buruknya berakhir.
‘cepat…kamu ikut
aku….ayo…….”paksa joni
“kemana..jangan…ampun……”diana
memohon bahkan berlutut
“aah..ayo…atau mau gue main
kasar..hehee…kita bulan madu sayang… hehehee….”
dan hari itu joni dengan paksa
membawa diana pergi ke suatu tempat, suatu tempat yg diana yakin tak akan lebih
baik dari sekarang…….
wartawan , pembawa acara Tv
favorit akan segera menjadi budak sex……
kemanakah diana dibawa oleh
joni..?
apa yang akan terjadi padanya…?
suatu hari pertanyaan itu akan
terjawab…..suatu hari….
Dengan paksa joni membawa diana
ke tempat parkir di basement, sesampainya di mobil, joni mengikat tangan dan
kaki diana serta menyumpal mulutnya agar tak berisik, ditaruhnya tubuh diana di
bawah jok belakang, dan ditutupinya dengan kain , pakaian dan benda benda lain
yg tak mencurigakan, sehingga org lain tak tahu ada orang dibawah sana, juga
diana tak akan tahu dian akan dibawa kemana.
mobil bergerak perlahan di lalu
lintas jakarta, Diana berusaha mengira ngira akan dibawa kemana dia. Dia tak
tahu pasti namun dari perubahan suhu dan hawa ia menduga joni membawanya ke
luar kota. Terkaannya tak salah , joni mengarahkan mobilnya ke sbuah Villa di
kawasan puncak, suatu rencana telah dibuat untuk Diana.
Diana berusaha mengenali tempat
itu ketika joni menegluarkannya dari mobil, meski tahu ini daerah puncak namun
ia tak tahu pasti dimana tepatnya. Joni membawa masuk diana ke sebuah villa, di
dalam ia mengikat diana di sebuah kursi di depan sebuah TV layar lebar.
“saya mau diapakan lagi…..?”
tanya diana khawatir
“jangan takut nona cantik…kamu
akan segera tahu…hahahaha…”
“tolong..jangan siksa saya
lagi..saya akan melakukan apapun yang kamu suruh..tapi tolong ..”
“ahhh..sudah diam…..lebih baik
kamu nikmati tontonan ini ya..sementara abang pergi dulu..hahahaha..”
joni pun meninggalkan diana di
ruangan itu setelah menyalakan Tv dan VCD.
diana menunggu apa yg akan
ditunjukan oleh joni. Namun ia tertegun, ketika ternyata joni memutarkan
rekaman ketika ia dulu pertama kali di perkosa oleh joni dan kawan kawan.
seluruh memorinya kembali ke kejadian itu, gambar vcd itu dengan jelas
menggambarkan bagaimana joni menggeranyangi tubuhnya, merenggut keperawanannya,
bagaimana pula saat anak buah joni bergilirin menyiksa dan memperkosanya.
Diana berteriak , sambil
menghentakan kakinya ke lantai, tak lama tangisnya pun meledak.
ia menangis sejadi jadinya saat
seluruh detail kejadian dulu kembali terpampang dihadapannya, ia tak mengira
bisa mengalami kejadian seburuk ini.
Satu jam kemudian joni kembali
tapi ia tak sendiri, seorang chinese gendut bersamanya serta seorang bodyguard.
“lihat , koh..saya ga bohong
kan…?” kata joni sambil menunjuk pada diana
“lo orang hebat…..loe bisa dapetin
penyiar TV terkenal..lo gila tapi hebat..” kata a bun
“bukan itu aja koh, saya juga
yang dapet perawannya…nih buktinya..”jawab joni sambil memutar ulang vcd tadi,
diana hanya membuang muka tak mau melihatnya lagi, namun joni seperti sengaja
menyiksanya, volume suaranya dikeraskan sehingga, rekaman jeritan dan rintihan
diana saat diperkosa dulu menggema di ruangan itu.
“hahaha..lo orang hebat…ga rugi
owe kenal sama loe orang….hahaha…”
ABUN mendekat pada diana, meraba
raba seluruh tubuh diana, dan tangannya menelusup masuk ke balik rok diana.
“bangsat…lepaskan saya….jangan
kurang ajar ya…!” diana berontak
“hahaha…ok ..ok…..dasar
pelacur….lihat saja nanti..loe orang akan bertekuk lutut dihadapan owe
.hahaha!”
kata a bun lalu memberi isyarat
pada bodyguardnya.
bodyguard itu mengeluarkan
sejenis suntikan dan mengisinya dengan suatu cairan.
“mau apa kalian..jangan…jangan…”
diana ketakutan melihat ia akan disuntik sesuatu.
namun sia sia, si bodyguard
menyuntikan cairan itu ke tubuh diana.
Diana tersentak, efek cairan itu
mulai bekerja, kepalanya terasa pening, dan ia merasa seolah terbakar, namun
kemudian rasa itu terfokus hanya buah dada dan vaginanya, tiba tiba diana
merasa ingin buah dadanya diremas, vaginanya seolah menagih penis untuk memasukinya,
otaknya dipenuhi oleh berbagai pikiran kotor.
“dengar…loe orang itu
pelacur..ayo….bilang….siapa loe orang…” kata a bun
“saya..pelacur….saya..pe..lacur ”
kata kata itu meluncur tak terkendali dari mulut diana
“hahaha..bagus..bagus……ayo
memohon..ayo….” kata abun lagi
“sa..ya..pelacur….saya..mo..hon..setubuhi..s..ya
…..”otaknya berusaha mencegah namun mulutnya tak tertahankan.
abun tertawa penuh kemenangan,
ikatan diana dilepas dan ia pun langsung ambruk ke lantai, ia tka bisa
mengontrol tubuhnya sendiri.
“ayo..pelacur..merangkak
kemari..ayo…” a bun memerintah
diluar kesadaran diana bergerak
merangkak mendekati a bun, terus bergerak dan ketika dekat, rangsangan
birahinya makin tak tertahankan melihat tonjolan di balik celana a bun, tanpa
sadar diana bergerak kesana, tangannya membuka celana abun, mengeluarkan
penisnya , dan mengulumnya dengn nikmat.
otak diana seolah berteriak agar
diana tak berbuat itu, namun tubuhnya seolah mempunyai pikiran sendiri, ia
merasa terhina sekaligus merasa terangsang.
penis a bun dijilati diana,
dikulum dan disedot sedot nikmat, abun memejamkan mata sambil meremas remas
rambut diana , menikmati kuluman si penyiar cantik ini.
setelah merasa cukup, a bun
menyuruh diana untuk melepas pakaian. dengan patuh diana membuka satu persatu
pakaian yg melekat ditubuhnya, rasa terbakar ini semakin parah, birahinya makin
naik, apalgi saat a bun juga melepas pakaian, penisnya ygkembali menegang
membuat diana semakin terangsang.
Baca Juga : Aku Diperkosa Oleh Ayah Tiriku Dan Anaknya
buah dada diana dijelajahi oleh
abun, diremas remas, di kulum dan dijilat, membuat diana melenguh penuh nikmat
“uuhh..aahhhh…ya…ahhhh..”
kemudian masih sambil meremas
buah dada diana, abun turun dan menjilati vagina diana.
hal ini membuat diana
menggelinjang dan merintih penuh kenikmatan.
“ehhmmm..ahhhhh..ahhhhh…..”
abun kemudian memasukan jari
jarinya ke vagina diana, diana makin menggelinjang tak karuan.
sementara a bun asyik dengan
diana, tiba tiba dari ruang depan terdengar teriakan histeris.
rupanya entah darimana joni
mendapatkan seorang gadis sma, seragamnya sudah acak acakan dan tak lagi
menutupi tubuhnya, buah dadanya sedang di remas remas oleh joni, sementara dari
pahanya terlihat bercak darah perawan, gadis cantik itu menangis kesakitan
sementar joni terus menggenjotnya,
“mami..tolong…mami..tolong nanda……mami..”
hanya itu yg keluar dari mulut gadis itu.
diantara isak tangis dan jerit
keskitannya ia terus memanggil manggil maminya.
“mami…sakiit…toolong..ma..mi….”
joni hanya tertawa tawa melihat
korbannya memohon dan memelas.dan terus mempermainkan tubuh gadis muda itu.
sementara diana kini sedang
digenjot a bun dari belakang, meski kesakitan namun efek obat tadi lebih kuat
dari serangan birahi bagaimanapun
berbagai posisi telah dijalani
oleh abun pada diana, dan tubuh bugil diana telah mengkilap karena keringat,
tubuhnya terasa lelah, namun a bun kelihatan masih segar bugar, dan ketika
mencapai orgasme , a bun menyuruh diana menelan spermanya dan membersihkan sisa
yg menempel di penis, di bawah pengaruh obat , diana patuh. meski telah selesai
namun a bun melarang diana untuk berpakaian .
sementara itu , joni masih
menggenjot tubuh anak sma itu, nanda namanya. gadis cantik khas kecantikan sma,
entah darimana dan bagaimana joni bisa menyeretnya kemari.
perkosaan yang dialaminya membuat
nanda pingsan, namun hal ini tidak menghentikan joni.
ia terus menerobos vagina milik
nanda.
setelah puas joni menikmati tubuh
nanda , giliran abun yg menindih tubuh nanda. namun abun tak menyukai korbannya
pingsan, ia kemudian membawa nanda ke kamar mandi. dan beberapa saat kemudian
terdengar jeritan histeris dari kamar mandi, rupanya nanda sudah sadar.
sementara penis joni sedang
dikulum oleh diana, pikiran joni menerawang membayangkan sebuah rekaman video
yang sensasional, video antara seorang penyiar Tv dan gadis sma, joni membayangkan
berbagai adegan seks yg akan terjadi antara dua gadisnya ini, dan rekaman yg
akan sangat berharga sekali.
joni pun tertawa……suara tertawa
joni..seiring dengan jerit tangis nanda..dan suara setan……
pada saatnya nanti , diana dan
nanda akan menjadi bintang film porno pribadinya…



0 Komentar