Jam sudah menunjukan jam 7 pagi,
hari itu Riko ada janji dengan ibunya unutk menemaninya belanja. Dengan tergesa
gesa Rico langsung mandi dan ganti pakainan lalu mengeluarkan motornya untuk
mengantar ibunya belanja. “wah kalo gak siap siap kena marah lagi ni ama ibu”
gerutu Rico sambil bergegas ke kamar ibunya. Sesampai di kamr ibunya Rico
mendapati ibunya sedang sibuk mengenakan jilbab warna coklat keuskaannya.
“Huh, aku kira ibu dah siap, ”
“iya, ni juga bentar lagi
selesai”
Sambil menunggu ibunya berdandan,
Rico diam diam memerhatikan ibunya, dengan baju kemeja warna merah yang serasi
dengan celana panjang bahan warna coklat menjadikan ibunya sangant cantik,
wajah ibunya belum terlihat tua walau sudah berumur 37 tahun.
Payudara yang berukuran 34B
menyembul indah di balik kemeja yang ia kenakan. Pantat yang semok kadang membuat
Rico ingin menepuk pantat ibunya saat ibunya sedang berjalan.
“Heh koq melamun?? ntar kesambet
lho”kata ibunya mengagetkan Rico yang sedang melamun
“eh gak bu, ibu makin cantik
aja”,, jawab Rico dengan nada yg agak grogi
“ah kamu ini, bisa aja ngrayu ibu.
dah yuk berangkat keburu siang” Ajak ibunya sambil mengambil tas jinjingnya.
Rico dan ibunya langsung meluncur
ke pasar untuk belanja, sesampainya di pasar Rico dan ibunya langsung menuju ke
bagian sayur mayur untuk berbelanja kebutuhan sayur untuk makan sehari hari.
setelah beberapa menit berbelanja
akhirnya keranjang belanja milik ibunya telah penuh, Tetapi ada beberapa hal
yang menjadi pertanyaan Rico.
“bu, koq beli terongnya banyak
banget. Rico di suruh makan terong mulu donk?” tanya Rico dengan nada heran
“duh bawel deh kamu, ibu kan
emang suka oseng oseng terong. kalo kamu gak suka kan masih ada ayam yang ibu
beli”
“emm, iya deh. tapi banyak banget
ampe 8 biji gitu terongnya”
“nanya mulu ih kamu kayak
pembantu baru, dah sono kamu ambil motor. ibu tunggu di depan”
“iya ibu ndoro, hahaha” Timpalku
sembari bercanda.
Ternyata tanpa Rico sadari banyak
juga yang memperhatikan ibunya, mata para lelaki semuanya tertuju ke tubuh
ibunya yang montok. Mungkin mereka tidak pernah melihat bidadari belanja ke
pasar seperti ini, maklum selama ini ibunya Rico selalu menyuruh pembantu untuk
belanja ke pasar tapi sudah 5 hari ini pemmbantu di rumah Rico pulang kampung
karena anaknya sakit.
Akhirnya Rico sampai juga di
rumah, dia langsung merebahkan dirinya di sofa karena lelah berbelanja di pasar
yang sesak penuh orang.
“Bu tolong bikinin Rico sirup
donk hauss nih”
“iya bentar ibu lepas kerudung
dulu, gerah juga nih”
setelah beberapa menit akhirnya
ibunya membawa segelas sirup. saat ingin meletakkan sirup di meja, secara tidak
sengaja Rico melihat belahan dada ibunya dari selah kemeja yang kancingnya di
buka sedikit karena gerah. Karena melihat itu darah yang ada pada dirinya langsung
mendesir seperti terkena setrum.
“ah gila, mantep banget belahan
dada punya ibu” Gumamnya di dalam hati.
“Tuh cepet diminum sirupnya
keburu gak dingin ntar” suruh ibunya sambil ia duduk di sofa dekat dengan Rico.
“Ibu emang gak kangen ya ama
ayah, kan ayah dah 2 tahun gak pulang” Tanya Rico sambil minum sirup
“Ya kangenlah nak, koq kamu tiba
tiba tanya gitu”
“gak bu, Rico pengen aja kita
kumpul kayak dulu”
“ya doain aja semoga kerjaan
ayahmu di amerika cepat selesai, nanti kita bisa berlibur bareng”
“iya bu, tapi apa ibu gak
kesepian?
“gak lah, kan ada kamu yang
nemenin ibu. dah ah ibu mau mandi gerah banget”
“iya bu”
Akhirnya ibunya Rico menuju kamar
atas untuk mandi, dan Rico mencuri pandang ke arah bongkahan pantat ibunya yang
bergoyang goyang saat ibunya berjalan.
Malam pun tiba, rumah Rico sangat
terlihat sepi karena pembantunya yang pulang kampung, Rumah sebesar itu hanya
Rico dan ibunya yg menempati. malam itu Rico sedang belajar untuk ujian hari
senin besok, dengan samar samar dia mendengar suara rintihan tertahan yang
tidak begitu jelas.
“waduh malam malam gini ada suara
kayak gitu, ett merinding nih” gerutu Rico sambil beranjak dari meja belajarnya
“koq suaranya aneh ya, ”
karena penasaran Rico pergi
keluar dari kamarnya, dia melihat sekeliling rumahnya lampu sudah padam dan
tidak ada tanda tanda kehidupan kecuali dirinya yang ketakutan.
“Suara perempuan ini mah ,
jangan2 mbak kunti penunggu rumah ini.. hiii”
akhirnya Rico memutuskan untuk
kembali ke kamarnya, baru satu langkah Rico ingin pergi Suara tersebut semakin
jelas dan membuat Rico semakin penasaran.
“koq suaranya dari kamar ibu ya,
jangan2 ibu lagi ngigau lagi”
dengan langkah penasaran Rico
menuju kamar ibunya, setelah ampai dia mendapati pintu kamar ibunya tidak
tertutup rapat. Rico secara perlahan menuju pintu kamar itu, Dan Rico pun kaget
setengah mati melihat pemandangan yang dia lihat. Dia melihat ibunya sedang
bugil dan memasukan terong di vaginanya, dengan irama yang cepat ibunya memaju
mundurkan terong tersebut keluar masuk vaginanya.
“ah gila mimpi apa bukan nih gw”
Tanya Rico di dalam hati sambil melotot kagum karena melihat keindahan tubuh
ibunya.
“oh jadi ini alesan ibu beli
terong banyak banget. oalah”
Karena asyik beronani ria, ibunya
tidak sadar jika dia di intip oleh anaknya dan ibunya memfoto kegiatan onaninya
dengan Hpnya. Karena tidak tahan akhirnya Rico kembali kamarnya dan beronani
membayangkan jika terong itu adalah kontolnya, betapa enak menjadi terong
trsebut karena bisa meenikmati vagina legit ibunya. Setelah lama beronani
akhirnya Rico klimaks dan tertidur lemas.
Paginya Rico bersikap biasa aja
seolah ia tidak melihat apapun di malam itu.
“Bu terongnya gak di masak?”
tanya Rico sambil melahap sarapan yang ada di meja makan
“besok aja, ibu lagi gak pengen
makan terong”
“ohh, jadi terong enak ya bu”
“maksudnya? kamu ngomong apa sih”
“hahaha, gak bu. gak usah di
pikirin.”
Setelah selesai makan akhirnya
Rico segera berangkat kekampus. di perjalanan Rico selalu mebayangkan keindahan
tubuh ibunya. Setiap malam Rico sudah tahu jadwal onani ibunya dan dia selalu
mengintipnya dan kadang juga dia mengintipnya sambil beronani. Seminggu sudah
ia mengintip kegiatan nikmat ibunya, akhirnya dia tidak puas hanya mmelihat
saja, dia ingin ibunya melakukan lebih.
“hmm bosen juga lihat ibu cuma
nusuk nusuk terong, enaknya gimana ya ?” Rico berpikir keras untuk bisa melihat
ibunya melakukan lebih dari itu.
“apa gw ajak ibu ML aja ya, mmm
ah gak deh. kalo ibu marah terus aku di usir gimana donk”
Setelah berpikir lama akhirnya
dia meiliki ide brilian untuk ibunya, dia teringat foto2 onani ibunya.
Besoknya ibunya pergi ke rumah
temannya untuk arisan dan dia pamit kepada Rico untuk jaga rumah dan kebetulan
Rico juga sedang libur kuliah. Dengan wajah girang Rico melaksanakan
rencananya, dia langsung menuju kamar ibunya dan mencari Hp ibunya. Tapi tiba
tiba ia teringat sesuatu.
“Ah iya, HPnya pasti di bawa ibu.
koq gw ****** banget ya” Gumam Rico dengan nada marah
Tapi Rico melihat sebuah laptop
milik ibunya yang tergeletak di meja rias, Dia pun mengambil laptop itu dan
membukanya. Ternyata hari ini adalah hari hoki buat Rico, di dalam laptop itu
ada Puluhhan Foto ibunya sedang beronani dan foto bugil ibunya.
“ibu ternyata suka Foto bugil
juga hehe,dah kayak model playboy nih”
Sesudah itu dia mengcopy folder
foto tersebut ke dalam flashdisk yang telah dia bawa, dan kemudian dia
mengobrak abrik seisi kamar agar kamar tersebut sperti terlihat habis di
rampok. Tidak lupa dia juga merusak engsel jendela agar seolah olah pencuri itu
masuk lewat jendela.
“ok Done, permainan di mulai
hehe”..
Sore hari ibu Rico pulang dan dia
langsung menuju kamar untuk istirahat, Rico pun menunggu reaksi ibunya dengan
tenang. Dan bernar saja Ibunya berteriak histeris melihat kamarnya yang
berantakan dan lemarinya yang terbuka.
“Ricoo sini dehhh ,,
keliahatannya ada yang masuk kamar ibu deh”
langsung saja Rico bergegas ke
kamar ibunya
“Rico, in koq kamar ibu
berantakan gini ada yang masuk ya?”
“emm gak tau bu, Rico seharian di
kamar ngerjain tugas”
“duh kamu gimana sih kan kamu ibu
suruh jaga rumah, liat tu uang ibu juga ilang”
“ya maaf bu Rico gak tau,
kelihatannya perampoknya lewat jendela deh” tunjuk Rico kearah jendela yang
sudah ia rusak tadi.
“emm iya mungkin, pasti
perampoknya loncat lewat tembok”
“emang berpa duit yang hilang bu”
tanya Rico pura pura tidak tahu.
“1 juta aja sih, untung kartu ATM
selalu ibu bawa, ibu harus lapor polisi nih”
“gak usah bu, lagian ntar jadi
panjang urusannya. Ribet tau urusan ama polisi lagian yang ilang kan cuma
segitu”
“iya juga sih, gak ada barang2
ibu yang ilang. ya udah deh anggap aja buat pelajaran kita ”
Akhirnya Rico kembali kebawah dan
kembali ke kamar, sedangkan ibunya masih terlihat kesal. Di kamar Rico sudah
mencetak Foto yang ia ambil dair laptop ibunya dan bseok ia melancarkan rencananya.
“Tunggu ya ibu sayang, besok
permainan buat ibu di mulai” kata Rico sambil mencium foto ibunya.
Hari yang di nanti Rico pun tiba,
ia pamit kepada ibunya untuk ke kampus padahal hari itu tidak ada jadwal
ngampus. Rico hanya pergi ke warkop terdekat untuk nongkrong sambil melancarkan
rencananya.
Siang itu ibunya tinggal sendiri
di rumah, walau tidak ada orang ia tetap memakai kerudung dan rok panjang agar
terlihat cantik. Ibunya Rico ini juga terkenal suka menjaga penampilan
dimanapun ia berada.
Tiba tiba HP nya berbunyi dan
dengan segera ibunya Rico mengangkatnya,
“halo dengan ibu Rini?”
”iya saya sendiri, maaf ini siapa
ya?”
“coba sekarang ibu pergi ke kotak
pos depan rumah ibu”
“eh ini siapa koq suaranya aneh,
jangan main main ya”
“sudah cepat buka saja kotak pos
yang ada di depan rumah jangan banyak ngomong”
“iya iya”
Ibunya Rico pun segera pergi ke
kotak pos, dan di dalam ia menemukan sebuah amplop berwarna coklat
“Bu Rini sekarang coba buka
amplop itu”
lalu ia pun membuka amplop itu,
dan betapa kagetnya ia melihat isi dari amplop itu. Amplop itu berisi foto foto
bugilnya saat onani
“sialan, kamu siapa sih.. ohh
kamu pasti perampok yang masuk kekamar aku ya. saya akan lapor polisi kalo
giitu”
“et et jangan lapor polisi, ibu
Rini mau ni foto bugil sampai ke tetangga dan anak ibu?”
“saya tidak takut ama ancaman
kamu”
“coba bayangin bu, kalo ni foto
sampai tersebar. betapa malunya keluarga ibu dan mau di taruh mana nama baik
ibu sekeluarga haha”
“Jangan main main kamu” bentak
Ibu Rini
“gak hanya tetangga, bahkan
seluruh dunia juga bisa nikmatin foto tubuh ibu. Tinggal upload ke internet
selesai hahaha”
Ibu Rinni pun berpikir panjang
dan terlihat panik. dia seperti mau menangis karena kejadian ini.
“ok ok, kamu maunya apa? uang?
atau apa?” tanya bu RIni dengan panik
“saya tidak mau uang, ibu Rini
tinggal menuruti apa yang saya perintahkan. gimana mau tidak?”
” perintah apa? ok saya turuti
tapi jangan sebarkan foto saya”
” hahah , gitu donk manis. ok
pertama ibu Rini hanya perlu memanggil dua anak SMP yang sedang duduk di bawah
pohon di samping gang rumah ibu”
“iya , saya lihat dua anak itu.
lalu apa yang harus saya lakukan”
“gampang, ajak mereka berdua ke
dalam rumah kemudian ibu harus menghisap kontol merka berdua sampai klimaks”
“hahhh kamu gila ya?” jawab ibu
Rini dengan nada kaget
“mau atau tidak, kalo gak mau ya
aku sebar ni foto”
“ok baiklah saya mau”
“sip , saya akan mematikan Hpnya
dan saya akan telpon kembali setelah ibu selesai mengerjakan tugas pertama.
selamat mengerjakan”
Akhirnya Telpon itu putus, dan
ibu Rini segera menghampiri ke dua anak SMP tersebut .
Dengan langkah Grogi ibu Rini
menghampiri ke dua anak tersebut. Dengan nada yang takut ibu Rini mengajak
merka masuk rumah.
“ee dek,mau ikut tante ke rumah
gak. nanti tante kasih sesuatu deh” rayu Ibu rini dengan hati hati
“ngapain tante? mau di kasih
makan ya?”
“iya deh, kamu boleh makan
sepuasnya”
“asyik ok deh kalo gitu kita
ikut”
“oiya nama kalian siapa?” tanya
tante Rini
“saya Boni dan ini Rio tante”
jawab salahsatu anak SMp itu
Kedua anak SMP itu langsung
menurut saja, tentu saja ibu rini tidak tau jika kedua anak SMP itu adalah anak
yang di sewa oleh Rico untuk berakting polos di depan ibunya.
Sesampainya di dalam ibu Rini
langsung menyruh merka duduk dan memberi mereka minum.
“mana tante makanannya, katanya
mau di kasih makan”
“iya sabar, tapi kalian berdua
lepas celana dulu ”
“eh mau ngapain tante?”
“sudah buka saja”
Akhirnya merka berdua melepas
celananya, dan terlihatlah kontol merka yang masih mungil. Segera saja bu Rini
meraih kontol merka berdua dan menghisapnya secara bergantian.
“srruuupp sllruuppp emmmm
emmmhhh” Mulut bu Rini menghisap kontol mereka dengan cepat
“sshhh ohh tante gelii nihh
ohhh.. enak tante” kata boni sambil atanya terpejam
“iya tante terus donkkk” Rio pun
juga mulai mengejang tubuhnya
Semakin lama semakin besar ukuran
kontol merka berdua karena hisapan mulut ibu rini.
“sshh slruupptt gluppp mmhh makin
besar aja sih ukurannya” gumam bu Rini tidak jelas karena mulutnya tersumbat
oleh kontol
“hey bo, ni tante pake kerudung
doank tapi nafsunya dah kayak jablay haha” hina Si Rio
“Iya nih, isepannya mantep hahha”
timpal boni sambil meremas tetek Ibu Rini
“akkhhhh sshhh lama banget sih
keluarnya ohhh”
Bu RIni semakin kewalahan
mengulum kontol anak2 SMp itu.
si Boni terlihat memaju mundurkan
kontolnya di mulut bu Rini dan dia memegang kepalanya , kadang Boni menahan
kontolnya di dalam mulut bu Rini sampai ke tengorokannya.
“Bon gantian dok aku juga mau”
pinta si Rio
“ok, nih gantian elu”
Si boni mencabut kontolnya dari
mulut Bu rini dan gantian dengan Rio. kontol Rio masuk ke mulut bu Rini dan
memaju mundurkan kepala bu Rini dengan tempo cepat.
“glupppp glupppp gluppppp” suara
mulut bu Rinni yang penuh dengan kontol Rio.
Bu Rini pun mengeluarkan air mata
karena dia merasa terhina dengan kejadian ini, setelah 20 menit di kulum
akhirnya mereka berdua mencapai klimaks dan Crotttt crootttt sperma yang kental
meyiram wajah bu Rini, jilbab yang tadi ia kenakan sekarang penuh dengan peju
dari kedua kontol yang ia kulum.
Bi Rini pun terkulai lemas dan
menangis. Lalu kedua anak SMP itu pergi dan tertawa terbahak bahak. 5 menit
kemudian HP bu Rini berbunyi, dan dengan gerakan lemah dia berusaha mengambil
HP yang ia taruh di meja.
“Halo Bu Rini, gimana? enakan
Sperma anak muda hahaha”
“gila kamu, sudah puas belum
kamu?” bentak bu Rini.
“tenang, masih ada permainan ke
dua untuk bu Rini yang cantik haha”
“apa permainan ke dua”
Tubuh bu Rini seakan lemas
mendengar hal tersebut, dia tidak bisa membayangkan tugas apa lagi yang akan di
berikan untuk dia.
Di lain tempat, Rico tertawa puas
melihat ibunya di kontoli oleh anak SMP tadi. Rico mengawasinya lewat laptopnya
karena seisi ruangan sudah ia pasang CCTV tersembunyi tanpa sepengetahuan
ibunya. Semua kejadian tadi sudah terekam kedalam CCTV itu .
Dia pun sudah mempersiapkan
permainan untuk ibunya, dan di jamin lebih mantap dari yang tadi.
Hp bu Rini berdering, dan dengan
mulut yang masih penuh dengan sperma ia mengangkat panggilan tersebut.
“Hallo?? Aku sudah menyelesaikan
permintaan mu sekarang tepati janjimu” kata Bu Rini sambil sedikit menangis.
“hahha,, jangan buru buru bu Rini
masih ada permainan ke dua untuk anda”
“apa?? Tapiii,, kamu kann”
“Sudah sudah, permainan yang ke
dua gampang koq. Nanti di depan akan ada 2 security komplek yang sering
berpatroli. Tugas Ibu rayu mereka agar mau bersetubuh dengan ibu”
“haa?? Apa kamu gila. Aku tidak
pernah bersetubuh dengan orang lain selain suamiku” kata Bu Rini dengan nada
Shock.
“jangan munafik bu, tadi ibu mau
ngisep kontol dua anak smp itu. Lakukan atau foto ini akan tersebar hehe”
“ok ok, tapi kamu janji ini yang
terakhir”
“mmm,, ok ini yang terakhir “
Lalu Rico menutup perbincangan
tersebut, Rico sudah menyiapakan 2 security kenalannya untuk melewati depan
rumahnya. 2 securty ini adalah Budi dan bambang mereka mempunyai perawakan
tinggi kekar dan kulit yang hitam, wajah mereka sangar bagaikan penjahat kelas
atas.
“ok , kalian tau kan apa yang
harus kalian lakukan ?” Tanya Rico kepada 2 orang security tadi.
“sip bos, kami tau koq” . jawab
si Budi sambil mengacungkan jempolnya.
“ini ada kamera, lu rekam semua
permainan kalian nanti” Perintah Rico sambil menyerahkan sebuah kamera digital
‘baiklah, kalo gitu kami
berangkat”
2 Security itu pun berangkat
menuju ruma Rico dengan scenario yang telah di persiapkan oleh Rico. Di depan
rumah sudah menunggu Ibu Rini yang deg degan untuk melanjutkan tugass
berikutnya. Tak lama kemudian si Budi dan Bambang lewat di depan rumah Rico,
dan mereka berdua terlihat seperti biasa biasa saja.
“emm pak, bisa bantu saya tidak?”
Tanya Bu Rini dengan nada yang gemetar.
“bantu apa bu?” Tanya Budi yang
memulai actinganya sesuai dengan scenario
“Di dalam Rumah saya tadi ada
orang yang masuk paksa, bapak bisa memeriksanya tidak?”kata Bu Rini
“masuk paksa gimana bu? Apa rumah
ibu baru di rampok seseorang?” Tanya si bambang.
“emmh iya, saya takut mengecek
keatas, makannya saya minta tolong ama bapak bapak ini” jawab Bu RInni dengan
muka yang pucat.
“baiklah kami akan memeriksanya.
Mari bu antar kami ke dalam”
“iya silahkan masuk pak” ,, Bu
Rini mepersilahkan mereka berdua masuk dan mengantar merka berdua ke kamar
atas.
“Di mana bu kejadiannya? Di kamar
ini ya” ,, Tunjuk Budi ke kamar Ibu Rini.
“iya pak, tadi keliatannya ada
orang masuk. Coba masuk saja pak” kata bu rini dengan persaan deg degan .
Akhirnya Bu Rini dan kedua
security tadi masuk ke kamar, dengan muka serius si Budi dan bambang mencoba memeriksa
keadaan kamar.
“hmm gak ada apa apa bu, tapi
jendela ibu keliatannya agak rusak ya?”,, Tanya bambang
“ehh iya itu,,, mm mungkin masuk
dari situ”
“koq ibu terlihat pucat gitu, ada
apa bu” Tanya si Budi sambil mendekati Bu Rini
Karena saking paniknya, Bu Rini
dengan nekad membuka kancing bajunya dan meremas payudaranya. “emmhh aku sange
nihhh, aku pengen ngentot dengan kalian” kata Bu Rini dengan mata terpejam
karena tak kuasa menahan malu.
“ehh ibu kenapa ?? koq tiba tiba
aneh begini “,, Tanya Budi berpura pura
“Sudah jangan banyak Tanya,
pokoknya setubuhi saya sampai kalian puas” bentak Bu RIni dengan di ikuti air
mata yang berlinang di pipinya.
“ehh kalo itu mau ibu ya kita tak
bisa nolak haha” jawab Budi dengan suara tawa yang keras
“dah Bud kita lakukan aja sesuai
perintah Bos” , kata Bambang sambil memegang wajah Bu Rini
“boss?? Jadi kalian sudah
bersengkongkol ya?” Tanya Bu rini dengan nada heran.
“hhehe, sudah lah Bu Rini, ikuti
saja permainannya”
Budi dan bambang pun membuka baju
dan celana mereka, kemudian mereka pun bertelanjang bulat dan melempar Bu Rini
ke tempat tidur. Bu Rini pun Takjub melihat ukuran penis bambang dan Budi,
Penis yang sangat besar dan penjang itu sudah berdiri dan di hiasi dengan urat
urat yang timbul di sekujur penis itu.
Dengan perasaan ngeri Bu Rini
membayangkan jika penis itu benr benar masuk ke Vaginanya, selama ini ia hanya
meraskan penis suaminya yang terbilang kecil dan terus terang Bu Rini pun tidak
pernah merasakan kenikmatan jika bersetubuh dengan suaminya. Si budi pun
membuka baju dan Rok Bu Rini, dia hanya menyisakan kerudung yang Bu Rini pakai
dan ini adalah permintaan khusus dari si Rico karena Rico beranggapan ibunya
lebih cantik dan sensual jika memakai kerudung.
“ayo Bud kita rangsang ni cewek
haha,, lu pijet memeknya gw toketnya” perintah si Budi kepada rekannya si
Bambang.
“Ok Bud,, kita buat ni ibu cantik
sange kelojotan ,, hahahha”
Budy memijat payudra Bu Rini dengan pelan dan mengusap bagian putingnya
sehingga setiap putingnya di gesek Bu Rini mendesah kecil. bambang pun tak mau
kalah, dia terus memijat vagina bu Rini sehingga vagina Bu Rini menajdi becek.
Karena di perlakukan seperti itu Bu Rini hanya bisa pasrah dan memejamkan mata,
di lain sisi ia juga menikmatinya karena sudah lama ia tidak menikmati sentuhan
dari seorang laki laki.
Budi memainkan bibir Bu Rini
dengan jarinya dan mengelusnya dengan halus
“Bibir yang indah hehe, pasti
enak ya kalo di cipok”,, kata si Budi sambil memainkan bibir Bu rini.
“emmhhhhh” Budi pun mencium bibir
bu Rini dan bu Rini pun hanya bisa memejamkan matanya. Bambang pun terus
melakukan aksinya dengan memasukan jarinya ke vagina bu Rini, pertama ia
memasukan 1 jari, setelah vagina bu Rini basah ia memasukan 2 jari.
“hehe tenang Bu, nanti kalo
memeknya udah kebuka kita msukin kontol kita koq. Tenang aja haha” kata bambang
menggoda bu RIni yang wajahnya sudah di penuhi dengan Raut nafsu.
“Mbang, keluarin kameranya. Gw
mau ngerekam ni ibu cantik nyepong kontol gw hehe”
“ok, nih dah siap kameranya
tinggal rekam” kata Bambang sambil menyerahkan kamera tersebut.
Budi mengarahkan kontolnya ke
mulut Bu Rini, dia menggesek gesekan di mulut Bu Rini yang sensual itu. Blessss
sleppp Kontol yang besar itu masuk ke mulut Bu Rini, karena saking besarnya
kontol Budi, mulut Bu Rini hanya bisa menampung setengah kontol milik Budi.
Budi memaju mundurkan kontolnya, dan Bu Rini serasa susah bernafas karena
mulutnya di sumbat penuh .
“Ayo mainkan lidahnya di kepala
kontol aku” ,, Perintah Budi kepada Bu Rini. Dengan cekatan lidah Bu Rini
bermain main di kepala kontol milik Budi..
“ohhh gilaaa, lidah nya jago
banget .. ngilu nih kepala kontol gw. Ayo sepong teruss “ ,,
“mmhhh sllruppp sslruuppp
mmmhhhh” hanya itu suara yang bisa di keluarkan bu Rini karena mulutnya terus
mengulum kontol milik budi.
Bambang yang sibuk bermain dengan
Vagina bu Rini tampaknya sudah tegang dan ingin menusuk vagina imut
tersebut.
“sshhhh ohh dah gak tahan nih gw
bud, gw tusuk ya” kata bambang kepada budi yang sedang mendesah nikmat.
“jangan dulu,, lu gak mau
ngerasain mulutnya? Enak banget lho”’ ,,
“emm mau sih, kalo gitu gantian
donk. Sini kameranya gw rekam”
“ok,, giliran lu nih” ,, Budi pun
mencabut kontolnya dari mulut Bu Rini, kontol budi pun berlumuran air liur dan
Bu Rini bisa kembali bernafas dengan lega.
Baru beberapa detik bernafas,
mulut Bu Rini sudah di jejali lagi dengan kontol bambang yang tak kalah
besarnya dengan milik Budi..
“ssllpppp sllppppp” kontol
bambang masuk ke mulut Bu Rini, dan dia merasakan sensai yang luar biasa.
“ogghhhh ,, gila ni mulut. Isepannya mantep” ,, lenguh bambang yang merasa
kontolnya sedang di hisap dengan kuat oleh Bu Rini.
“kapan lagi ada Ibu ibu berjilbab
nyepongin kontol lu hahha”,, canda Budi kepada si bambang.
“iya Bud, Bini gw juga gak seenak
ini. Boro boro mau nyepongin, baru mau masuk aja dah kena gigi duluan haha”..
“ya gimana gak mau kena gigi,
bini lu kan tonggos hahaha”
“ah sialan lu bud, gitu gitu bini
gw tuh”
“iye iye,, sekarang kan lagi ada
bidadari cantik mau nyepongin lu nikmatin aja haha”
“ gw gak nyangka, penampilannya
alim pake kerudung tapi nafsunya gede kayak jablay hahaha” ,, hina si bambang
kepada Bu Rini yang sibuk menghisap kontol bambang. Mendengar perkataan itu
,
Bu Rini hanya bisa menangis dan
marah kepada dirinya. Dia merasa seperti wanita murahan dan merasa menghianati
suaminya yang kerja jauh di sana.
Budi tak mau kalah dengan
rekannya, dia langsung menunggingkan pantat bu Rini yang semok, jarinya
langsung mengarah ke lubang anus milik bu Rini. Dengan 1 jari Budi memasukan
jarinya secara perlahan tapi pasti.
“mmhhhhhh mmhhhh mmm” ,, Bu Rini
menggelengkan kepalanya dan tidak bisa berbicara karena mulutnya di sumpal oleh
kontol raksasa milik bambang.
“tenang aja Bu , saya pelan pelan
koq. Lagian pantat ibu sexi sih jadinya saya gemes hehe” goda si Budi kepada Bu
Rini yang mulutnya sedang sibuk di Genjot oleh bambang.
10 menit sudah mulut bu Rini di
kerjai oleh bambang, dan anus bu Rini sudah mulai terbuka karena di sodok
menggunakan jari oleh Budi.
“eh memeknya dah kembang kempis
nih hahha , minta di masukin nih” kata budi sambil mengusap memek bu Rini.
“yaudah lu main duluan gw yang
rekam hahah” ,, perintah Bambang kepada Budi.
“ok sip,, tiap orang 1x crot.
Abis itu gentian”
“ok bro, dah mulai aja. Main yang
hot ya biar bos senang. “
Mendengar memeknya akan di tusuk
oleh kontol super besar itu , Bu Rini hanya bisa menungging pasrah dan berharap
mereka cepat mengakhirinya.
“emmm bentar, tadi kan yang
ngajak ngentot ibu. Koq jadi kami aja yang bersemangat, ibu juga semangat donk”
kata Bambang kepada Bu Rini
“saya mau denger dari mulut bu
Rini, kalo bu Rini minta di entot.. hahhaa”,, perintah bambang kepada bu Rini
“iya ,, saya pengen di entot” ,,
jawab bu Rini lemas
“koq gitu doank, yang semangat
donk”,, kata Budi
“Tolong entot saya, saya sange
banget pliisss” ,, kata Bu Rini dengan nada yang kencang dan matanya tampak
mengeluarkan air mata.
“hahah gitu donkk sayyy.. ok Bud
tusuk langsung memeknya. Gw dah siap ngrekam nih”,, kata bambang yang duduk
sambil memegang kamera
“ok gan , hehe.. siap siap ya Bu,
memeknya mau di masukin biar enak “
Dengan mengambil ancang ancang,
Budi mengarahkan kontolnya ke memek Bu Rini . dengan posisi bu Rini yang
menungging , memeknya sedikit terbuka dan siap untuk di sodok.
“blesssss sleppppppp” suara
kontol Budi yang menerobos masuk ke liang kenikmatan milik Bu Rini .
“agghhhh ohhkkkk,, gede banget
ohhhhh” ,, Teriak bu Rini sambil matanya melotot karena ada benda tumpul besar
masuk ke vaginanya. Dengan cepat si Budi memaju mundurkan kontolnya dan membuat
vagina bu Rini semakin longgar.
“plokkkk plokkkk ploookkkkk”
suara yang di hasilkan dari persetubuhan itu mengisi seluruh kamar dan
terdengar begitu merdu. Dengan mata yang merem melek ibu Rini terus mendesah
dan menjambak sprei yang ada di tempat tidurnya, vaginanya pun terasa sangat
linu dan perih menerima kontol super besar itu. Ingin rasanya dia mengakhiri
persetubuhan itu, tapi apa daya tubuhnya lemas tak berdaya menerima bombardir
serangan kontol si Budi yang perkasa. Payudaranya yang menggelantung bebas
langsung di remas oleh Budi, dan Budi mencium tengkuk leher bu Rini dari
belakang.
“ohhggg auhhh ahhhhh ahh ahh” ,,
desah bu RIni yang semakin menjadi jadi karena terus di rangsang oleh Budi.
Baca Juga : Aku Rela Digoyang Oleh Ayah Mertua Sendiri
Genjotan Budi semakin kencang,
saking kencangnya rahim Bu Rini seakan di sodok sodok dengan kasar oleh Kontol
Budi. Ranjang yang menjadi pergumulan mereka ikut bergoyang dengan dahsyat
seakan akan tak mau kalah dengan goyangan bu Rini yang mulai nyaman dengan
permainan Budi.
Tiba tiba Pintu kamar terbuka dan
masuklah sesosok pemuda yang telanjang bulat dengan kontol yang lebih besar
dari milik Budi dan bambang
“ehh bos, koq kesini ?” Tanya si
bambang heran
“gak apa apa, gw dah gak tahan
aja pengen nyodok memek nyokap gw”
Mendengar perkataan itu bu Rini
langsung terkejut karena yang masuk tadi adalah Rico anak kandungnya sendiri,
dengan raut wajah yang heran dia tidak percaya dengan kalimat yang baru di
ucapkan oleh Rico.
“Hay Bu,, gimana ngentotnya ?
enak ?” ,, sapa Rico dengan senyum yang mengembang di wajahnya. Tamat



0 Komentar